Woensdag, 22 Mei 2013

cara sharing file,harddisk, cd-rom,printer

File Sharing
Yang dimaksud dengan file sharing adalah berbagi pakai media yang mengandung file-file untuk dipakai bersama-sama dalam jaringan. Terdapat simbol tangan yang menandakan media dan folder tertentu dapat diakses melalui jaringan.
1.       Folder Sharing
Membuat folder baru
·         Klik kanan Start
·         Klik exporer
·         Klik alamat harddisk (misalnya : drive D:)
·         Klik File – New – Folder
·         Ketik nama folder (misalnya : Data Bersama)
Folder Sharing
·         Klik kanan folder yang akan di-sharing-kan
·         Klik Sharing and security…
Catatan :
Kalau ada pesan If you understand the risk but still want to share the root of the drive, klik here,
klik pada pesan tersebut.
·         Aktifkan tanda ceklist pada kotak disamping tulisan Share this folder on the network dengan meng-klik-nya
·         Ketikan nama pada Share name (nama yang mewakili folder tersebut pada jaringan), atau biarkan sesuai dengan nama folder nya
·         Aktifkan tanda ceklist pada kotak disamping Allow network users to change my files, agar komputer yang lain pada jaringan dapat membaca sekaligus menulis ataupun memodifikasi file-file yang ada pada folder tersebut.
·         Klik OK
2.       Partisi (Harddisk) Sharing
·         Klik kanan pada alamat harddisk yang akan di-sharing-kan (Misalnya : Drive D:)
·         Klik Sharing and security…
·         Catatan :
Kalau ada pesan If you understand the risk but still want to share the root of the drive, klik here, klik pada pesan tersebut.
·         Aktifkan tanda ceklist pada kotak disamping tulisan Share this folder on the network dengan meng-klik-nya
·         Ketikan nama pada Share name (nama yang mewakili harddisk tersebut pada jaringan), atau biarkan sesuai dengan nama harddisk nya
·         Aktifkan tanda ceklist pada kotak disamping Allow network users to change my files, agar komputer yang lain pada jaringan dapat membaca sekaligus menulis ataupun memodifikasi file-file yang ada pada harddisk tersebut.
·         Klik OK
3.       CD-ROM Sharing
·         Klik kanan pada alamat CD-ROM yang akan di-sharing-kan (Misalnya : Drive E:)
·         Klik Sharing and security…
·         Catatan :
Kalau ada pesan If you understand the risk but still want to share the root of the drive, klik here, klik pada pesan tersebut.
·         Aktifkan tanda ceklist pada kotak disamping tulisan Share this folder on the network dengan meng-klik-nya
·         Ketikan nama pada Share name (nama yang mewakili harddisk tersebut pada jaringan), atau biarkan sesuai dengan nama drive CD-ROM nya
·         Aktifkan tanda ceklist pada kotak disamping Allow network users to change my files, agar komputer yang lain pada jaringan dapat membaca CD-ROM tersebut.
·         Klik OK
4.       Floppy Drive Sharing
·         Klik kanan pada alamat Floppy Drive yang akan di-sharing-kan (Misalnya : Drive A:)
·         Klik Sharing and security…
·         Catatan :
Kalau ada pesan If you understand the risk but still want to share the root of the drive, klik here,
klik pada pesan tersebut.
·         Aktifkan tanda ceklist pada kotak disamping tulisan Share this folder on the network dengan meng-klik-nya
·         Ketikan nama pada Share name (nama yang mewakili Floppy Driver tersebut pada jaringan), atau biarkan sesuai dengan nama Floppy Drive nya
·         Aktifkan tanda ceklist pada kotak disamping Allow network users to change my files, agar komputer yang lain pada jaringan dapat membaca sekaligus menulis ataupun memodifikasi file-file yang ada pada Disket.
·         Klik OK
5.       Membuka atau Mencari Komputer pada Jaringan
Menampilkan satu komputer
·         Klik kanan Start
·         Klik exporer
·         Klik kanan My Network Places
·         Klik Search for Computers…
·         Ketik nama komputer yang akan dicari (Misalnya : PUSAT)
·         Klik tombol Search
·         Untuk mengaksesnya, klik 2x pada nama komputer yang tampil tersebut.
Menampilkan semua komputer
·         Klik kanan Start
·         Klik exporer
·         Klik kanan My Network Places
·         Klik Explorer
·         Klik Entire Network
·         Klik Microsoft Windows Network
·         Klik pada nama Workgroup-nya
·         Untuk mengaksesnya, klik 2x pada nama komputer yang tampil tersebut.
6.       Map Network Drive (Pemetaan Media Jaringan)
Pemetaan media jaringan digunakan agar media sharing (Folder, Harddisk, CD ROM, Floppy Drive) pada jaringan dibaca sebagai sebuah alamat drive mandiri dan diperlakukan sama seolah-olah sedang mengakses media tersebut pada komputer sendiri.
Pemetaan media ini mendukung pemakaian beberapa alamat driver, tergantung sisa jumlah drive yang tersedia. Drive yang ada mulai dari Drive A: sampai dengan Drive Z: dikurangi oleh Drive yang sudah dipakai.
Tujuan dari pemetaan ini adalah untuk memudahkan mengakses media tertentu pada jaringan tanpa melalui langkah-langkah pencarian alamat tersebut.
Apabila sebuah alamat media pada jaringan sudah dipetakan, pada Windows Explorer akan tampil alamat baru, dalam kondisi default, alamatnya adalah drive Z: kecuali kalau ditentukan menggunakan drive yang lain.
Langkah-langkah Pemetaan Drive :
·         Cari alamat media jaringan yang akan dipetakan (misalnya : CD ROM pada komputer PUSAT)
·         Klik kanan pada media tersebut pilih Map Network Drive…
·         Tentukan drive yang diinginkan atau biarkan dalam kondisi default (tidak ditentukan)
·         Klik Finish
Untuk melihat hasilnya, buka Windows Explorer (Klik Kanan Start – Explorer). Cari sebuah drive baru yang diikuti oleh nama komputer tempat alamat drive itu berada.
Menghilangkan Pemetaan Drive :
·         Tampilkan Windows Explorer
·         Cari Drive Network yang akan dihilangkan
·         Klik kanan pada Drive tersebut
·         Klik Disconnect
Printer Sharing
Yang dimaksud dengan printer sharing adalah berbagi pakai printer untuk dipakai bersama-sama dalam jaringan. Terdapat simbol tangan yang menandakan printer tertentu dapat diakses melalui jaringan.
1.       Pasang dan Install Driver Printer
·         Kondisi komputer dalam keadaan aktif (hidup)
·         Pasanglah kabel power printer pada jalur listrik yang tersedia
·         Pasanglah kabel koneksi Printer ke komputer
·         Hidupkan printer dengan menekan tombol power pada printer
·         Tunggu beberapa saat sampai komputer menampilkan pesan adanya komponen yang terdeteksi, yaitu printer.
·         Masukan CD Driver Printer pada CD-ROM ketika komputer memintanya.
·         Tunggu beberapa saat sampai komputer mencari dan menginstal file-file yang diperlukan, apabila tampil pesan konfirmasi yang menyatakan ada beberapa file yang cocok, klik NEXT.
·         Setelah selesai, klik FINISH (Printer siap dipakai)
2.       Printer Sharing
Membuka Printer Properties
a.       Klik Start – Settting – Printers and Faxes
b.       Klik Start – Printers and Faxes
Printer Sharing
·         Klik kanan pada Printer yang akan di-sharing-kan
·         Klik Sharing…
·         Aktifkan Share this printer dengan meng-klik lingkaran kecil disampingnya
·         Ketikan nama pada Share name (nama yang mewakili Printer tersebut pada jaringan)
misalnya : Prin-JAR
·         Klik OK
3.       Install Network Connection Printer (Koneksi Printer Jaringan dari komputer lain)
  • Klik kanan Start
  • Klik exporer
  • Klik kanan My Network Places
  • Klik Search for Computers…
  • Ketik nama komputer yang akan dicari dan terhubung ke printer langsung (Misalnya : PUSAT)
  • Klik tombol Search
  • Klik 2x pada nama komputer tersebut.
  • Klik 2x pada printer yang disharing kan
  • Tunggu beberapa saat sampai tampil pesan status printer, Tutup pesan tersebut dengan mengklik tanda X disudut kanan.
  • Koneksi ke printer pada komputer PUSAT berhasil.
alamat situs : http://budiman2zone.wordpress.com/jaringan-komputer/

cara sharing file

Tips Cara Sharing / Berbagi File Dengan Menggunakan Wifi

Berbagi file bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari dengan menggunakan flashdisk, bloetooth, kabel LAN, dan sebagainya. Lalu bagaimana cara berbagi file dengan memanfaatkan koneksi wireless ?
Nah kebetulan artikel saya kali ini akan membahas mengenai panduan cara sharing file dengan dua komputer atau laptop via wifi. Syaratnya adalah kedua PC atau laptop tersebut harus bisa terkoneksi dengan wifi pada 1 router yang sama. Berikut adalah langkah-langkahnya :

1. Tentukan folder/ file yang akan disharing dengan laptop lain (dari laptop-1 ke laptop-2)
2. Klik kanan pada folder/ file di laptop-1 yang akan disharing, kemudian pilih "PROPERTIES"

Klik untuk melihat Gambar

3. Pada Tab "PROPERTIES" klik "SHARING" >> kemudian Klik "ADVANCED SHARING", maka akan muncul jendela baru.
4. Pada jendela baru "ADVANCED SHARING" beri tanda centang atau checklist pada "SHARE THIS FOLDER", kemudian klik "APPLY" dan lalu klik "OK".
Beralih ke langkah Mematikan/ nonaktifkan FIREWALL untuk sementara waktu.
5. Klik "START" >> "CONTROL PANEL" >> "WINDOWS FIREWALL" >> pilih "OFF (NOT RECOMMENDED)"

Klik untuk melihat Gambar
 

Klik untuk melihat Gambar
Syarat untuk berbagi file via wifi ini adalah Laptop-2 harus mengetahui berapa IP Address pada laptop-1
Dan langkah untuk mencari IP Address pada laptop-1 adalah sebagai berikut :
6. Pada laptop-1 Buka tab "COMMAND PROMPT" caranya klik (ALL PROGRAM >> ACCESSORIES >> COMMAND PROMPT) atau juga bisa dengan menekan tombol (LOGO WINDOWS + R) >> ketik "CMD" >> dan klik "OK"

7. Pada jendela "COMMAND PROMPT" >> ketik "ipconfig" >> tekan "ENTER"
maka akan muncul IP address dari laptop-1 tersebut. Jangan lupa anda catat IP address tersebut.

Klik untuk melihat Gambar

Beralih ke laptop-2
8. Buka tab "RUN" pada laptop-2. Caranya tekan (LOGO WINDOWS + R)
9. ketik "\\" (backslash) >> masukkan IP Address laptop-1 tanpa memberi spasi
contoh : \\192.168.1.120

Klik untuk melihat Gambar

Maka folder/ file yang disharing dari laptop-1 akan muncul di laptop-2
10. "COPY" file/ folder tersebut dan kemudian "PASTE" ke laptop-2
11. Sharing file via wifi selesai.
12. Jangan lupa untuk mengaktifkan kembali FIREWALL windows anda jika proses sharing file tersebut telah selesai dilakukan.

Sekian panduan tentang cara sharing / berbagi file dengan menggunakan jaringan wireless / WIFI.
Semoga bermanfaat.

Jangan lupa berikan komentar anda untuk artikel ini dan komentar anda akan tampil di semua halaman pada side bar blog ini dan di HALAMAN INI >>.


Jika ingin bertukar link dengan DEJAVANTA BLOG silahkan klik BACKLINKS GENERATOR >>

Website atau Blog anda juga akan tampil di DEJAVANTA BLOG seperti daftar nama-nama website dan Blog di HALAMAN INI >>

Lumayan kan bisa nambah rating blog anda !!!
Sharing Printer merupakan penggunaan sebuah printer yang dapat digunakan oleh beberapa komputer bersama-sama dalam satu jaringan LAN atau Wifi. Share Printer sekarang sudah banyak dilakukan oleh kantor-kantor, Bank, Sekolah-sekolah, Rental Komputer maupun warnet, selain menghemat jumlah printer juga dapat menghemat ruangan, Anda bisa bayangkan jika ada sepuluh komputer dalam satu ruangan dan setiap komputer memiliki printer masing-masing, tentu akan memakan banyak tempat. Dengan sharing printer ini Akan banyak menghemat printer dan ruangan Anda juga tidak terlalu sumpek dengan printer. Apalagi sekarang ini hampir semua karyawan kantoran memiliki laptop masing-masing yang ingin menghubungkan laptopnya ke printer, dengan menggunakan Cara Sharing printer melalui lan atau wifi ini akan banyak menghemat ruang dan waktu karyawan. Untuk bisa share printer setidaknya dibutuhkan dua komputer yang terhubung dengan sebuah jaringan LAN yang sama, satu komputer terhubung langsung dengan printer (Komputer Master) dan satu komputer lagi yang tidak ada printernya (Komputer Cliens). Secara umum Ada 3 Tahap proses yang harus dilakukan untuk bisa share printer: 1. Pengaturan pada Semua Komputer (Komputer Master dan Komputer Cliens) 2. Pengaturan pada Komputer Master 3. Pengaturan pada Komputer Cliens Note: Pada artikel ini, saya menggunakan Windows XP sebagai contoh, namun Anda tetap bisa mencapai hasil yang sama dengan menggunakan Windows Vista atau windows 7, tapi navigasi terminologi dan menu mungkin sedikit berbeda. Mari kita uraikan satu persatu: 1. Pengaturan pada Semua Komputer (Komputer Master dan Komputer Cliens) Sebelum kita mulai sharing printer, terlebih dahulu Anda sudah mengetahui cara print dan install driver printer di komputer Anda. Kemudian beberapa komputer sudah terhubung dengan jaringa LAN atau Wifi dengan sebuah workgroup yang sama, jika komputer tersebut belum terhubung silahkan ubah terlebih dahulu Workgroup pada komputer Anda dengan nama yang sama, pada contoh kali ini kami membuat nama workgroup dengan nama "WORKGROUP". Untuk mengubahnya ikuti panduan berikut: * Buka Control Panel melalu Start => Control Panel lalu temukan dan buka System Sharing Printer Gambar 1. System Properties * Pilih Tab Computer Name, lihat apakah workgroup tersebut sudah sama dengan nama workgroup yang anda inginkan. Jika belum ubah workgorup tersebut dengan klik Change. Sharing Printer setting workgroup Gambar 2. Membuat nama komputer dan workgroup * Lalu ubahlah workgroup dengan nama yang Anda inginkan dan harus sama dengan nama workgroup pada komputer yang lain yang ingin Anda share printer, lalu klik OK. 2. Pengaturan pada Komputer Master Pada Komputer yang terhubung langsung dengan Printer yang ingin Anda Share haruslah mengatur settingan printer sebagai berikut: * Buka kembali Control Panel melalui Start kemudian pilih dan buka Printer and Faxes, pada windows Printer And Faxes tersebut Akan terlihat printer yang sudah ready dan terhubung dengan komputer sekarang ini, klik kanan printer yang Anda ingin share lalu klik Sharing... (contoh kami menggunakan printer brother) Membuka Sharing Printer Properties Gambar 3. Membuka Sharing Printer Properties * Lalu akan terbuka Tab Sharing Properties seperti di bawah ini. Silahkan pilih Share this printer, Beri nama sesuka Anda atau biarkan dengan nama yang sudah ada kemudian klik OK. Jika ada permintaan CD Windows, atau konfirmasi dari printer sharing, pilih “Just Enable File and Printer Sharing” dan Klik OK. Sharing Printer Properties Gambar 4. Nama Printer pada Sharing Printing 3. Pengaturan pada Komputer Cliens Setelah pengaturan pada tahap kedua selesai (jangan kebalik urutannya harus 1, 2 dan 3) maka terakhir kita Tambahkan printer yang telah di-sharing tadi pada komputer cliens: * Buka Control Panel melalu Start => Control Panel lalu pilih Printer and Faxes, Pada tab di sebelah kiri pilih Add a Printer. Seperti gambar dibawah ini: Add Sharing Printer Gambar 5. Menambahkan Printer Sharing * Maka akan terbuka Add Printer Wizard, Klik Next > printer sharing windows Gambar 7. Tampilan awal Add Printer Wizard * Kemudian Pada Local or Network printer pilih A network printer, or a printer altachead to another computer lalu klik Next > printer sharing in windows 7 Gambar 8. Pilih A network printer * Kemudian pilih Browse for printer lalu klik Next >, maka komputer Anda akan mencari printer yang tadinya sudah kita share. Untuk proses cepatnya Anda bisa pilih yang kedua yaitu Connect to this printer dengan mengetikkah Nama printer master dan nama printer yang dishare tadi dengan format "\\server\printer" atau jika menggunakan contoh dari kami yang menggunakan printer brother maka "\\Operator\BrotherD" (lihat gambar 1 untuk nama komputer, dan gambar 4 untuk nama printer) wifi printer sharing Gambar 9. Pilih Browser for a printer atau Connet to this printer * Terakhir akan muncul info untuk mengkonfirmasi apakah Share Printer Jaringan ini akan dijadikan Printer Deafult, Anda bisa pilih tidak dengan menekan tombol No atau Pilih sesuai kebutuhan. Kami menyarankan Anda tidak memilih Yes karena setiap Anda print nanti akan ngeprint otomatis ke printer server, bagi pemula akan bingung karena yang diprint tidak keluar-keluar padahal sudah terprint di printer master. Demikianlah Cara Sharing Printer Melalui Jaringan LAN atau Wifi, semoga tutorial ini bermanfaat untuk Anda. artikel ini juga berkaitan dengan sharing printer windows 7, sharing printer windows xp, share printer windows 7, shared printer, how to share printer dan cara sharing printer. Baca Juga: * 3 Cara Ngeprint Powerpoint Hitam-Putih (Grayscale) * Mau Print PDF? Ini Cara Print File PDF yang Bagus * SERVICE ERROR 6000 :: Cara Memperbaiki Service Error 6000 Pada Printer Canon 1980 & 1880 * Tips Print Amplop dengan Mudah di Word * Tips Cara Print Surat dan Sertifikat * Cara Mudah Reset Printer Canon iP 1880 * Mengubah Semua Jenis File Menjadi PDF Gratis * Download dan Install Driver Printer Canon 2700 atau 2770 * SHARING PRINTER :: Cara Sharing Printer Melalui Jaringan LAN atau Wifi * Cara Ngeprint Dari Halaman Terakhir * PRINT PDF HITAM-PUTIH :: Cara Mudah Print PDF Grayscale | Hitam-putih * Cara Print Bolak-Balik Printer Canon | Duplex Print * CARA PRINT :: Cara Ngeprint dengan Printer Canon | Dokumen | Foto Subscribe by Email Kami akan kirimkan setiap update blog ini ke Email Anda, Silahkan Masukkan Email Anda dibawah ini: ------ Terima kasih anda telah membaca artikel SHARING PRINTER :: Cara Sharing Printer Melalui Jaringan LAN atau Wifi Ditulis oleh: Lukman Arifin Sumber: http://blog.autada.com/2012/10/sharing-printer.html Copyright by www.autada.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini

jenis dan macam kabel jaringan komputer

Macam - macam Kabel Jaringan



ada 4 jenis macam kabel yang sering digunakan dalam jaringan, keempat kabel tersebut sebagai berikut :

  • Kabel Koaksial
kabel koaksial mempunyai karakteristik sebagai berikut :
  1. Kecepatan dan keluaran 10 - 100 MBps
  2.  Biaya Rata-rata per node murah
  3. Media dan ukuran konektor medium
  4. Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium)
Kabel Koaksial
Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium)Jaringan dengan menggunakan kabel koaksial merupakan jaringan dengan biaya rendah, tetapi jangkauannya sangat terbatas dan keandalannya juga sangat terbatas. Kabel koaksial pada umumnya digunakan pada topologi bus dan ring. 



  •  Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
Kabel Unshielded Twisted PairMerupakan sepasang kabel yang di twist/dililit satu sama lain dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik yang dapat terdiri dari dua, empat atau lebih pasangan kabel (umumnya yang dipakai dalam jaringan komputer terdiri dari 4 pasang kabel/8 kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 Mbps sampai dengan 100 Mbps tetapi mempunyai jarak yang pendek yaitu maximum 100m.  

  • Kabel Shielded Twisted Pair (STP)


Kabel Shielded Twisted PairSecara fisik, kabel shielded sama dengan unshielded tetapi perbedaannya sangat besar. Dimulai dari konstruksi kabel shielded mempunyai selubung tembaga atau aluminium foil yang khusus dirancang untuk mengurangi gangguan elektrik. Kekurangan STP adalah tidak samanya standar antar perusahaan yang memproduksinya dan lebih mahal dan lebih tebal sehingga lebih susah dalam penanganan fisiknya.

  • Kabel Serat Optik (Fiber Optik)
Kabel Serat Optik
Jenis kabel fiber optic merupakan kabel jaringan yang jarang digunakan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke atas. Pada umumnya, kabel jenis ini digunakan pada instalasi jaringan yang besar dan pada perusahaan multinasional serta digunakan untuk antar lantai atau antar gedung. Kabel fiber optic merupakan media networking medium yang digunakan untuk transmisi-transmisi modulasi. Fiber Optic harganya lebih mahal di bandingkan media lain.

Fiber Optik mempunyai karakteristik sebagai berikut :

  1. Kecepatan dan keluaran 100+ Mbps
  2. Biaya rata-rata pernode cukup mahal
  3. Media dan ukuran konektor keci
  4. Panjang kabel maksimal yang diizinkan yaitu 2 km (panjang)


keunggulan dan kelemahan jaringan clien server dan peer to peer

Kalau sebelumnya kita sudah bahas mengenai "Pengertian Jaringan Komputer" Banyak kita temui artikel mengenai Keunggulan dan Kelemahan Jaringan Client-Server dan Peer to Peer dan kali ini suburMAN akan rewriter artikel yang sudah dibaca diblog tetangga. Ok langsung simak ya Keungulan dan Kelemahan Pada Jaringan Client-Server
Keunggulan dan Kelemahan Jaringan Client-Server
1.Keunggulan:
Kecepatan aksesnya lebih tinggi karena komputer server tidak dibebani dengan pekerjaan yang lain, artinya komputer server hanya digunakan sebagai service/layanan bagi komputer lain.
-Lebih aman karena administrator mengatur setiap layanan bagai komputer client 
-Backup data langsung dari server karena server adalah induk atau sebuah kepala data yang akan diakses oleh komputer client.

2.Kekurangan:
-Biayanya lebih mahal karena spesifikasi clien-server lebih tinggi dari peer to peer
-Komputer client tergantung pada server
-Jika komputer server bermasalah maka komputer client tidak dapat berjalan lancar
-Harus memiliki administrator handal, artinya setiap pengoprasian dan permasalahan yang ada harus dijalankan oleh orang yang berpengalaman

Keunggulan dan Kelemahan Jaringan Peer to Peer
1.Keunggulan:
-Antar komputer dapat berbagi - pakai (sharing)
-Biayanya lebih murah
-Kelangsungan satu jaringan tidak tergantung oleh server
-semua komputer bebas menjadi client ataupun server
-Tidak harus memiliki administrator handal
2.Kekurangan:
-Sistem keamanan masing-masing ditentukan oleh setiap client
-Karena bersifat bebas, maka backup data harus dilakukan masing-masing
-Kejanya lebih rendah dibandingkan dengan client-server


sumber : http://suburman.blogspot.com/2012/07/keunggulan-dan-kelemahan-jaringan.html

Maandag, 20 Mei 2013

macam macam topologi jaringan


1. Pengertian Topologi BUS

Topologi Bus  merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.


Kelebihan
  • Hemat kabel
  • Layout kabel sederhana
  • Mudah dikembangkan
Kekurangan
  • Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
  • Kepadatan lalu lintas
  • Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
  • Diperlukan repeater untuk jarak jauh
2. Pengertian Topologi RING
Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.

Keuntungan
  • Hemat Kabel
Kerugian
  • Peka kesalahan
  • Pengembangan jaringan lebih kaku

3. Pengertian Topologi STAR
Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.

Kelebihan :

  • Paling fleksibel
  • Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
  • Kontrol terpusat
  • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
  • Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kekurangan :

  • Boros kabel
  • Perlu penanganan khusus
  • Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

4. Pengertian Topologi Tree
Topologi Pohon (Tree) adalah kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung atau backbone.

Kelebihan :
  • Dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.
Kekurangan :
  • Apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.
5. Pengertian Topologi Mesh
Topologi Mesh adalah suatu topologi yang memang didisain untuk memiliki tingkat restorasi dengan berbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak atau software.
Kelebihan :
  • Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
  • Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
  • Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
  • Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Kekurangan :
  • Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
  • Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
  • Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.

5. Topologi Peer-to-peer Network
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Pemakai komputer bernama Dona dapat memakai program yang dipasang di komputer Dino, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan. Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno’, misalnya AT, dan ingin memberli komputer baru, katakanlah Pentium II, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang network card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana sehingga lebih mudah dipelajari dan dipakai.


sumber;Written By Januardi Rahman

Sondag, 19 Mei 2013

identitas

nama : fani afrilyani
sekolah : smk wahidin cirebon
kelas : 10 akuntansi 4
tanggl lahir : 11 april 1996
alamat : jl.kalijaga kp.kejawanan gg.pelikan kec.lemahwungkuk
hobby : memasak
cita-cita : arsitek
agama : islam